Introvert vs Ekstrovert

Oktober 3, 2007 at 10:44 p 11 komentar

Di jaman penuh toleransi ini, dimana kita meng-adjust diri terhadap semua individu, baik itu seksual, hobby, gaya introvert1.jpghidup, maka toleransi terhadap para introvert memang terasa tertinggal di belakang. Stigma masyarakat modern adalah selalu, ekstrovert baik, introvert buruk. Mereka dengan tipe personaliti ekstrovert akan lebih sukses daripada mereka yang introvert. Lebih populer, lebih punya banyak teman dan simplenya lebih bahagia dalam hidup.

Jonathan Rauch, seorang penulis dalam satu tulisannya pernah memuat tulisan mengenai mahluk yang satu ini.

- Introverts are described with words like “guarded,” “loner,” “reserved,” “taciturn,” “self-contained and private” -

Tulisan pertamanya, pada bulan Maret 2003 Caring for Your Introvert jadi sangat populer dan membawa banyak respon. Saking populernya artikel tersebut, hingga di bulan Februari 2006, diturunkan artikel susulan berupa interview dengan Jonathan Rauch, dengan judul Introverts of the World, Unite!.

Lantas, apa itu Introvert dan apa itu Ekstrovert dan darimana mereka datang?

Ini yang menurut dia salah satu perbedaan mendasar dari seorang Introvert dan Ekstrovert.

Seorang ekstrovert akan senang berkomunikasi, ngobrol, berbasa-basi dengan orang banyak tanpa ada informasi yang memang perlu untuk dikomunikasian.

Untuk seorang ekstrovert, bahasa adalah alat untuk bersosialisasi.

Sedang untuk seorang introvert, apa point-nya ngobrol, basa-basi kalo tidak ada yang mau disampaikan? Dia hanya akan bicara dan ngomong kalo memang ada informasi yang ingin dia sampaikan. Bahasa untuknya adalah alat untuk menyampaikan informasi.

Dan kalo memang tidak ada informasi, maka diam tidak apa-apa. Dua orang di satu tempat berdekatan, tanpa bicara satu sama lain itu oke-oke aja.

Karena sebab diatas Internet, menjadi media yang populer bagi para introvert. Karena di Internet sebagian besar komunikasi dilakukan untuk menyampaikan informasi.

Mereka yang “rame” saat chatting, atau di blog-nya atau di milis atau di forum, tapi tiba-tiba pendiam saat ketemu langsung mungkin adalah seorang introvert, yang ga tau mesti ngomong apa kalo ketemuan langsung.

Jadi ada yang namanya online extrovert, lagipula kalo saat online tapi terus introvert, bakal berabe jadinya hehe.

Kalo kamu penasaran pengen tahu tipe personality kamu, ini ada Personality Test yang bisa kamu coba.

Tapi kemungkinan besar kamu kira-kira pasti udah bisa nebak apakah kamu seorang Introvert atau Ekstrovert. Apakah kamu sering lebih banyak diam, atau seseorang yang “gaul”. :)

“Kurang akrab”-lah gitu istilahnya.

Yang menarik adalah, saya ga ngerasa bahwa seorang introvert, rasanya ya biasa-biasa aja. Walau memang ada orang-orang lain yang lebih ekstrovert dari saya, lebih gaul, misalnya kakak saya [halo Mba Is! hehe] sampe saya kagum dan pengen bisa ekstrovert dan “gaul”.

Yang lucu, dari beberapa kali test-test kepribadian, justru seringnya saya jatuh pas di Introvert .

Jadi buat yang ekstrovert saya pendiem, tapi buat yang introvert saya mungkin dipandang sibuk ga jelas hehe.

Makanya saya kadang-kadang basa-basi juga, kadang-kadang nyapa duluan juga. Tapi ada saat-saatnya saya pengen sendirian, dan maleeeesss banget basa-basi sama orang.

Bokap dan nyokap saya ekstrovert, Ies, istri saya menurut saya ada introvertnya, tapi lebih ekstrovert daripada saya, terutama perhatian buat orang lainnya.

Bos di kantor saya ada yang introvert.

Papah, mertua saya ekstrovert, mamah, mertua saya, lebih cenderung introvert.

Yang pasti, mudah-mudahan, abis baca posting ini, kalo kamu punya temen atau sodara yang pendiem banget coba dimengerti. Kemungkinan besar dia adalah seorang introvert. Buat dia usaha nyapa atau bersosialisasi butuh energi besar dan harus disengaja, atau dalam istilah di artikel Jonathan Rauch mengakibatkan brain tension…

Dan buat kamu yang memang introvert abis hehe, bukan berarti kamu kurang atau lebih rendah daripada yang lain. Kamu cuma berbeda aja. Dan ga ada yang salah dengan itu.

Di jaman internet, IT dan komputer ini, mungkin justru kamu yang introvert, yg bakal bisa jadi lebih sukses.

Siapa yang perlu jadi MC Kondang atau artis sinetron kalo kamu bisa jadi Blogger Kondang, Raja Chatting atau Ratu Milis. Hehe..

About these ads

Entry filed under: RINGAN. Tags: .

11 Komentar Add your own

  • 1. marin  |  November 6, 2007 pukul 5:17 p

    pas banget buat skripsi aku…

    banyak masukan…..

    thanks!

  • 2. ben  |  Desember 27, 2007 pukul 11:04 p

    saya juga introvert mas, dan saya menulis tentang introvert di dalam blog saya skipper78.blogspot.com.

    terimakasih atas posting ini. sesama introvert harus saling menguatkan.

    salam,
    Ben

  • 3. Tadeus erick  |  Februari 9, 2008 pukul 10:42 p

    Stau saya sejauh mempelajari kepribadian, ektrovert vs introvert adalah sdt pandang yang luas dari kepribadian.. Sgt umum /general..

    Cb d liat2 lg ilmu psikologis ttg kepribadian dari sdt pandang lain.. Spt personality plus, eneagram.. Seru d!

  • 4. zooey  |  Februari 21, 2008 pukul 8:54 p

    dooh..makasii banget ada artikel kaya gini.
    kebetulan ada tugas buat karya tulis gitu.
    dan saya angkat tema ini.thanx.

  • 5. poe_3  |  Juli 6, 2008 pukul 11:30 p

    asik bgt sebener e jadi rang yang introvet………….. tapi banyk dampak e juga c………….

    gmana yaw ngubah dari introvet jadi ekstrovet???????????? kasih solusi yaw…………………

  • 6. izzah  |  Juli 11, 2008 pukul 4:26 p

    lagi mo buat tugas soal introvert……kasih bahan dong….

  • 7. Chicha  |  Agustus 26, 2008 pukul 9:14 p

    Hay Mas. . .
    Tengkz bgt wat artikelnya, sngt mmbntu bwt tugas Leadership d skul.

    Tp aq msh da yg kurang ni, sptinya introvertnya yg di angkat. . .Pdhl aq btuh na ekstrovert. . .
    Tp gpp, makasih yah. . .

  • 8. mawar jingga  |  Maret 3, 2009 pukul 10:45 p

    hi
    thankz ya bwt artikelnya~
    sy br tes nie~

  • 9. juzz  |  Mei 15, 2009 pukul 2:30 p

    kelemahan dari tipe kepribadian introvert tuh apa yah…skripsiku tentang self disclosure neh…thanks

  • 10. brsoewandono  |  Desember 23, 2012 pukul 2:34 p

    I’m back…setelah 5 tahun naik gunung.

  • 11. williammaxfield.exteen.com  |  April 11, 2013 pukul 10:03 p

    hello there and thank you for your information – I have definitely picked up anything new from
    right here. I did however expertise several technical issues using this website, since
    I experienced to reload the site lots of times previous to I could get
    it to load properly. I had been wondering if your hosting is OK?

    Not that I am complaining, but sluggish loading instances times
    will sometimes affect your placement in google and could damage
    your quality score if advertising and marketing with Adwords.
    Anyway I am adding this RSS to my email and could look out for
    much more of your respective intriguing content.
    Ensure that you update this again soon.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Tulisan Terakhir


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: